pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu program pendidikan yang memiliki ruang lingkup yang cukup luas dan meliputi sedikitnya tiga domain dalam proses pembangunan karakter,yakni :
1. secara konseptual pendidikan kewarganegaraan berperan dalam mengembangkan konsep-konsep dan teori.
2. secara kurikuler pendidikan kewarganegaraan mengembangkan sejumlah program pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menjadi manusia dewasa yang berkarakter melalui lembaga pendidikan.
3. secara sosial kultural pendidikan kewarganegaraan melaksanakan proses pembelajaran kepada masyarakat agar menjadi warga negara yang baik. sebagai bagian dari kurikulum pendidikan nasional yang tertera dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang sikdiknas, program pendidikan kewarganegaraan berlandasan UUD 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabak dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan mempunyai peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pendidikan karakter.
berkaitan dengan integritas pendidikan karakter kedalam pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar maka akan sangat bermanfaat bagi para siswa untuk mengembangkan sikap dan karakter yang pada saat ini hal tersebut mulai luntur dikarenakan dampak globalisasi yang tidak memandang umur. pendidikan kewarganegaraan akan menjadi senjata yang sangat ampuh untuk melawan dampak negatif dari globalisasi yang terjadi saat ini. Hal tersebut sangat efektif karena seperti yang kita ketahui pendidikan karakter dan pendidikan kewarganegaraan mempunyai hubungan yang erat satu sama lain.
Hubungan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
1. pendidikan kewarganegaraan dapat mempersiapkan peserta didik untuk menjadi warga negara yang baik, berkarakter, berakhlak mulia, cerdas, partisipatif dan tanggung jawab.
2. Menghasilkan peserta didik yang berfikir analitis dan kritis terhadap setiap kebijakan dan tindakan.
3. Membentuk kecakapan pertisipatif yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan politik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
4. mengembangkan kultur demokrasi.
5. membentuk warga negara yang pancasialis.
Dari hal-hal tersebut maka kita dapat melaksanakan pengintegritasan antara pendidikan karakter dan pendidikan kewarganegaraan itu sendiri dengan mengimplementasikan kedalam proses pembelajaran sehari-hari
1. secara konseptual pendidikan kewarganegaraan berperan dalam mengembangkan konsep-konsep dan teori.
2. secara kurikuler pendidikan kewarganegaraan mengembangkan sejumlah program pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menjadi manusia dewasa yang berkarakter melalui lembaga pendidikan.
3. secara sosial kultural pendidikan kewarganegaraan melaksanakan proses pembelajaran kepada masyarakat agar menjadi warga negara yang baik. sebagai bagian dari kurikulum pendidikan nasional yang tertera dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang sikdiknas, program pendidikan kewarganegaraan berlandasan UUD 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabak dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan mempunyai peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pendidikan karakter.
berkaitan dengan integritas pendidikan karakter kedalam pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar maka akan sangat bermanfaat bagi para siswa untuk mengembangkan sikap dan karakter yang pada saat ini hal tersebut mulai luntur dikarenakan dampak globalisasi yang tidak memandang umur. pendidikan kewarganegaraan akan menjadi senjata yang sangat ampuh untuk melawan dampak negatif dari globalisasi yang terjadi saat ini. Hal tersebut sangat efektif karena seperti yang kita ketahui pendidikan karakter dan pendidikan kewarganegaraan mempunyai hubungan yang erat satu sama lain.
Hubungan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
1. pendidikan kewarganegaraan dapat mempersiapkan peserta didik untuk menjadi warga negara yang baik, berkarakter, berakhlak mulia, cerdas, partisipatif dan tanggung jawab.
2. Menghasilkan peserta didik yang berfikir analitis dan kritis terhadap setiap kebijakan dan tindakan.
3. Membentuk kecakapan pertisipatif yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan politik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
4. mengembangkan kultur demokrasi.
5. membentuk warga negara yang pancasialis.
Dari hal-hal tersebut maka kita dapat melaksanakan pengintegritasan antara pendidikan karakter dan pendidikan kewarganegaraan itu sendiri dengan mengimplementasikan kedalam proses pembelajaran sehari-hari
Komentar
Posting Komentar